Setiap contoh di bawah ini memiliki tiga bagian: teks asli, glosa harfiah yang menjelaskan cara kerja setiap kata, dan terjemahan alami. Glosa menggunakan beberapa label singkatan agar tetap ringkas. Jangan khawatir untuk menghafalnya — ini adalah referensi yang bisa Anda kembali lihat kapan saja.
Persona dan jumlah · 1sg / 2sg / 3sg — persona pertama / kedua / ketiga tunggal (saya, kamu, dia) · 1pl / 2pl / 3pl — persona pertama / kedua / ketiga jamak (kami/kita, kalian, mereka)
Gender dan kasus · m / f / n — maskulin / feminin / netral · sg / pl — tunggal / jamak · m.sg — gabungan: maskulin tunggal (begitu pula f.pl, n.sg, dll.) · NOM / ACC / GEN / DAT / INS / LOC — kasus gramatikal (nominatif/akusatif/genitif/datif/instrumental/lokatif) — peran yang dimainkan kata tersebut dalam kalimat
Kala dan aspek · PRES — present (kini) · PRET — preterit (peristiwa lampau yang sudah selesai) · IMPF — imperfek (situasi lampau yang berlangsung atau kebiasaan) · FUT — futur (masa depan) · PERF — perfek (tindakan yang selesai dengan relevansi pada masa kini) · PROG — progresif (tindakan sedang berlangsung, mis. sedang makan) · COND — kondisional (akan…)
Modus · IND — indikatif (pernyataan biasa) · SUBJ — subjungtif (ketidakpastian, harapan, keraguan) · IMP — imperatif (perintah) · INF — infinitif (bentuk dasar kamus: pergi, makan)
Lainnya · REFL — refleksif (tindakan pada diri sendiri: diriku, dirimu) · PERS — a personal (hanya dalam bahasa Spanyol — menandai objek langsung berupa manusia) · HON — honorifik (bentuk sangat sopan, umum dalam bahasa Jepang/Korea) · TOP / SUB / OBJ — penanda topik / subjek / objek (bahasa Jepang, Korea) · CL — pengklasifikasi (bahasa Mandarin, Jepang, Korea — kata penggolong untuk kata benda) · NEG — negasi
Bahasa Italia mengikuti urutan Subjek-Verba-Objek, mirip dengan bahasa Inggris, tetapi kata ganti subjek biasanya dihilangkan karena akhiran verba sudah menunjukkan persona. Ini disebut 'pro-drop' (penghilangan subjek). Kata ganti subjek (io, tu, lui, lei, noi, voi, loro) hanya digunakan untuk penekanan, kontras, atau untuk menghindari ambiguitas. Urutan kata juga lebih fleksibel daripada bahasa Inggris: Anda bisa memindahkan unsur kalimat untuk penekanan atau topik, terutama dalam percakapan. Kata sifat biasanya mengikuti kata benda, dan kata keterangan biasanya muncul setelah verba. Namun, kata ganti objek langsung dan tak langsung diletakkan SEBELUM verba yang dikonjugasikan, bukan sesudahnya.
Artikel dalam bahasa Italia menyesuaikan diri dengan kata benda dalam hal gender dan jumlah. Artikel tentu ('the'): maskulin 'il' (il libro), 'lo' sebelum z, s+konsonan, gn, ps, x, y (lo zaino, lo studente), 'l'' sebelum huruf vokal apa pun (l'amico); jamak 'i' (i libri) dan 'gli' untuk kelompok lo/l' (gli studenti, gli amici). Feminin 'la' (la casa), 'l'' sebelum huruf vokal (l'amica); jamak 'le' (le case, le amiche). Artikel tak tentu ('a/an'): maskulin 'un' (un libro), 'uno' sebelum z/s+konsonan dsb. (uno studente); feminin 'una' (una casa), 'un'' sebelum huruf vokal (un'amica).
Subjek: io, tu, lui/lei, noi, voi, loro (biasanya dihilangkan). Objek langsung (siapa/apa): mi, ti, lo/la, ci, vi, li/le; kata-kata ini diletakkan sebelum verba yang dikonjugasikan. Objek tak langsung (kepada siapa): mi, ti, gli (kepadanya, laki-laki), le (kepadanya, perempuan), ci, vi, gli/loro (kepada mereka). Refleksif: mi, ti, si, ci, vi, si, digunakan ketika subjek dan objek adalah orang yang sama. Kata ganti bertekanan (setelah preposisi atau untuk penekanan): me, te, lui/lei, noi, voi, loro. Dengan infinitif dan gerund, kata ganti objek dilekatkan di akhir (vederlo = 'melihatnya').
Setiap kata benda dalam bahasa Italia berjenis maskulin atau feminin. Akhiran umum: -o biasanya maskulin (libro), -a biasanya feminin (casa), -e bisa keduanya (fiore m, chiave f) dan harus dihafalkan. Kata sifat HARUS sesuai dengan kata benda yang diikutinya dalam hal gender dan jumlah. Kata sifat berakhiran -o memiliki empat bentuk: -o, -a, -i, -e (rosso/rossa/rossi/rosse). Kata sifat berakhiran -e hanya memiliki dua bentuk: -e (tunggal) dan -i (jamak), digunakan untuk kedua gender (grande/grandi). Sebagian besar kata sifat deskriptif mengikuti kata benda (una casa grande). Beberapa kata sifat umum (buono, bello, grande, piccolo) sering diletakkan sebelum kata benda.
Verba dalam bahasa Italia terbagi menjadi tiga kelompok berdasarkan akhiran infinitifnya: -are (parlare 'berbicara'), -ere (prendere 'mengambil'), -ire (dormire 'tidur'; beberapa, seperti capire, menyisipkan -isc-: capisco). Konjugasi menghilangkan akhiran infinitif dan menambahkan akhiran persona untuk io, tu, lui/lei, noi, voi, loro. Empat verba tak beraturan penting: essere ('menjadi/berada': sono, sei, è, siamo, siete, sono), avere ('memiliki': ho, hai, ha, abbiamo, avete, hanno), andare ('pergi': vado, vai, va, andiamo, andate, vanno), fare ('melakukan/membuat': faccio, fai, fa, facciamo, fate, fanno). Keempatnya digunakan terus-menerus dan dalam banyak ungkapan idiomatis.
Kala kini mencakup tiga makna dalam bahasa Inggris: present simple ('saya makan'), present continuous ('saya sedang makan'), dan futur dekat ('saya akan makan nanti'). Akhiran untuk verba beraturan: -are: -o, -i, -a, -iamo, -ate, -ano (parlo, parli, parla, parliamo, parlate, parlano). -ere: -o, -i, -e, -iamo, -ete, -ono (prendo, prendi, prende, prendiamo, prendete, prendono). -ire: -o, -i, -e, -iamo, -ite, -ono (dormo, dormi, dorme, dormiamo, dormite, dormono). Untuk verba dengan -isc-: capisco, capisci, capisce, capiamo, capite, capiscono. Ungkapan waktu seperti 'adesso' (sekarang) atau 'spesso' (sering) menunjukkan makna mana yang sesuai.
Verba dalam bahasa Italia terbagi menjadi tiga konjugasi beraturan berdasarkan akhiran infinitifnya. Hilangkan akhiran infinitif dan tambahkan akhiran persona di bawah ini. Perhatikan bahwa presente indicativo mencakup present simple dalam bahasa Inggris (I speak), present continuous (I am speaking), dan bahkan penggunaan futur dekat (I'm speaking tomorrow).
parlare (berbicara), -are:
| Persona | Bentuk |
|---|---|
| io | parlo |
| tu | parli |
| lui / lei | parla |
| noi | parliamo |
| voi | parlate |
| loro | parlano |
vedere (melihat), -ere:
| Persona | Bentuk |
|---|---|
| io | vedo |
| tu | vedi |
| lui / lei | vede |
| noi | vediamo |
| voi | vedete |
| loro | vedono |
dormire (tidur), -ire (tipe 1, tanpa infiks):
| Persona | Bentuk |
|---|---|
| io | dormo |
| tu | dormi |
| lui / lei | dorme |
| noi | dormiamo |
| voi | dormite |
| loro | dormono |
finire (menyelesaikan), -ire (tipe 2, dengan infiks -isc-):
| Persona | Bentuk |
|---|---|
| io | finisco |
| tu | finisci |
| lui / lei | finisce |
| noi | finiamo |
| voi | finite |
| loro | finiscono |
Kelompok -isc- cukup besar dan mencakup capire (memahami), preferire (lebih menyukai), pulire (membersihkan), spedire (mengirim), costruire (membangun), unire (menyatukan). Infiks ini muncul di semua bentuk tunggal dan pada persona ketiga jamak, tetapi tidak pernah pada noi atau voi. Tidak ada aturan mudah untuk memprediksi verba -ire mana yang menggunakan -isc-, jadi hafalkan satu per satu saat menemukannya. Pola tekanan: pada persona ketiga jamak (parlano, vedono, dormono, finiscono) tekanan kembali jatuh pada suku kata batang kata, bukan pada akhiran, yang sering menjadi jebakan bagi pembelajar.
Bahasa Italia memiliki dua kala lampau utama yang sering digunakan sehari-hari. Passato prossimo (lampau majemuk) menggambarkan tindakan yang sudah selesai dan spesifik: menggunakan 'avere' atau 'essere' dalam bentuk kini + partisip lampau (-are -> -ato, -ere -> -uto, -ire -> -ito). Sebagian besar verba menggunakan 'avere'. Verba gerak, perubahan keadaan, dan semua verba refleksif menggunakan 'essere'; dengan 'essere', partisipnya menyesuaikan diri dalam gender dan jumlah dengan subjeknya (è andata, sono andati). Imperfetto menggambarkan situasi lampau yang berlangsung, kebiasaan, atau deskriptif ('biasa melakukan', 'sedang melakukan'). Akhiran: -are -> -avo, -avi, -ava, -avamo, -avate, -avano (begitu pula untuk -ere -> -evo, -ire -> -ivo).
Futuro semplice mengungkapkan tindakan dan prediksi di masa depan. Bentuk ini juga sering digunakan untuk probabilitas atau dugaan di masa kini ('Sarà a casa' = 'Dia mungkin sedang di rumah'). Cara membentuk: ambil bentuk infinitif, hilangkan -e di akhir, lalu tambahkan akhiran -ò, -ai, -à, -emo, -ete, -anno. Untuk verba -are, huruf 'a' pada infinitif berubah menjadi 'e' (parlare -> parler-): parlerò, parlerai, parlerà, parleremo, parlerete, parleranno. Verba tak beraturan penting menggunakan batang kata yang dipendekkan: essere -> sar-, avere -> avr-, andare -> andr-, fare -> far-, dovere -> dovr-, potere -> potr-. Dalam percakapan santai, kala kini sering menggantikan futur untuk peristiwa yang dekat.
Untuk menegasikan sebuah verba, cukup letakkan 'non' langsung sebelum verba tersebut (dan sebelum kata ganti objek apa pun). Bahasa Italia menggunakan negasi ganda secara bebas: ketika kata negatif seperti 'mai' (tidak pernah), 'niente/nulla' (tidak ada apa-apa), 'nessuno' (tidak ada seorang pun), 'più' (tidak lagi), 'ancora' (belum) muncul SETELAH verba, Anda tetap memerlukan 'non' sebelum verba tersebut. Ini merupakan keharusan gramatikal, bukan kesalahan. Jika kata negatif muncul SEBELUM verba (misalnya, 'Nessuno parla'), maka 'non' dihilangkan. Pola umum: non...mai, non...niente, non...nessuno, non...più, non...ancora.
Pertanyaan ya/tidak biasanya memiliki urutan kata yang sama dengan kalimat pernyataan; Anda hanya perlu menaikkan nada suara di akhir kalimat. Secara opsional, subjek bisa dipindahkan ke akhir kalimat untuk penekanan ('Mangia la pasta Marco?'). Kalimat tanya-wh dimulai dengan kata tanya diikuti oleh verba: chi (siapa), che / che cosa / cosa (apa), dove (di mana), quando (kapan), perché (mengapa/karena), come (bagaimana), quanto/quanta/quanti/quante (berapa banyak), quale/quali (yang mana). Setelah preposisi, kata tanya tetap bersama preposisinya: 'Con chi parli?' ('Dengan siapa kamu berbicara?'). Perhatikan bahwa 'perché' bisa menjawab dirinya sendiri: 'Perché studio.' ('Karena saya belajar.').
Sebagian besar kata benda membentuk jamak dengan mengubah huruf vokal terakhir, bukan dengan menambahkan -s. Maskulin: -o -> -i (libro -> libri), -e -> -i (fiore -> fiori). Feminin: -a -> -e (casa -> case), -e -> -i (chiave -> chiavi). Kata benda yang berakhiran huruf vokal beraksen (città, caffè) atau konsonan (bar, film) tidak berubah: la città / le città, il bar / i bar. Beberapa kata tak beraturan yang umum: l'uomo -> gli uomini, la mano -> le mani (feminin meski berakhiran -o), l'uovo -> le uova (berubah gender pada bentuk jamak). Kata benda berakhiran -co/-go dan -ca/-ga biasanya mempertahankan bunyi keras: amico -> amici (lunak), tetapi parco -> parchi (keras).
Verba refleksif adalah verba yang subjeknya melakukan tindakan pada dirinya sendiri. Bentuk infinitifnya berakhiran -si (chiamarsi 'menyebut diri sendiri / dipanggil', alzarsi 'bangun', lavarsi 'mencuci diri sendiri', svegliarsi 'bangun tidur'). Verba ini dikonjugasikan seperti verba biasa, tetapi SELALU disertai kata ganti refleksif yang sesuai dengan subjeknya: mi, ti, si, ci, vi, si. Kata ganti ini diletakkan sebelum verba yang dikonjugasikan. Dalam kala majemuk (passato prossimo), verba refleksif SELALU menggunakan 'essere', dan partisip lampaunya menyesuaikan diri dengan subjeknya. Banyak tindakan sehari-hari yang melibatkan tubuh atau rutinitas bersifat refleksif dalam bahasa Italia, bahkan ketika bahasa Inggris tidak menggunakan 'diri sendiri'.
Bahasa Italia tidak mengatakan 'saya suka X' seperti dalam bahasa Inggris. Sebaliknya, 'piacere' secara harfiah berarti 'menyenangkan BAGI seseorang', sehingga strukturnya terbalik: hal yang disukai menjadi subjek, dan orang yang menyukainya menjadi objek tak langsung. Gunakan 'piace' (tunggal) jika hal yang disukai berbentuk tunggal atau infinitif, dan 'piacciono' (jamak) jika hal yang disukai berbentuk jamak. Kata ganti objek tak langsungnya adalah mi, ti, gli (baginya, laki-laki), le (baginya, perempuan), ci, vi, gli (bagi mereka). Untuk penekanan atau dengan nama orang, gunakan 'a' + orang: 'A Marco piace la pizza.' Pola yang sama berlaku untuk banyak verba serupa: mancare (merindukan), servire (membutuhkan), bastare (cukup).
Untuk mengatakan 'saya ingin melakukan X', konjugasikan 'volere' dan langsung ikuti dengan bentuk infinitif dari verba tindakannya. Tidak diperlukan preposisi di antara keduanya. 'Volere' adalah verba tak beraturan dan merupakan salah satu dari empat verba modal paling umum dalam bahasa Italia (bersama dengan 'potere', 'dovere', 'sapere').
volere (ingin):
| Persona | Bentuk | + infinitif |
|---|---|---|
| io | voglio | + andare / mangiare / dormire |
| tu | vuoi | + andare / mangiare / dormire |
| lui / lei | vuole | + andare / mangiare / dormire |
| noi | vogliamo | + andare / mangiare / dormire |
| voi | volete | + andare / mangiare / dormire |
| loro | vogliono | + andare / mangiare / dormire |
'Volere' juga bisa mengambil objek berupa kata benda langsung: 'Voglio un caffè' (Saya ingin secangkir kopi). Untuk menegasikan, letakkan 'non' sebelum bentuk yang dikonjugasikan: 'Non voglio andare'. Untuk membuat kalimat tanya, cukup naikkan intonasi: 'Vuoi un caffè?'. Perhatikan alternatif yang lebih sopan, 'vorrei' (saya ingin), yang dibahas di bawah, jauh lebih umum digunakan daripada 'voglio' ketika memesan di kafe atau meminta sesuatu, karena 'voglio' begitu saja bisa terdengar kasar. Kata ganti objek bisa diletakkan sebelum 'volere' atau dilekatkan pada infinitifnya: 'Lo voglio vedere' = 'Voglio vederlo' (Saya ingin melihatnya).
Konstruksi 'stare per + infinitivo' mengungkapkan futur yang sangat dekat: tindakan yang hampir terjadi dalam hitungan detik atau menit. Ini adalah padanan bahasa Italia yang paling dekat dengan 'akan segera' dalam bahasa Inggris, atau kadang 'akan' ketika peristiwanya sangat dekat. Untuk rencana masa depan yang lebih umum ('Saya akan membeli rumah tahun depan'), penutur bahasa Italia biasanya menggunakan kala futur sederhana (futuro semplice) atau cukup kala kini.
stare (presente indicativo):
| Persona | stare | + per + infinitif |
|---|---|---|
| io | sto | + per partire |
| tu | stai | + per partire |
| lui / lei | sta | + per partire |
| noi | stiamo | + per partire |
| voi | state | + per partire |
| loro | stanno | + per partire |
Bentuk imperfetto dari 'stare' (stavo, stavi, stava, stavamo, stavate, stavano) digunakan untuk mengungkapkan 'hampir saja akan': 'Stavo per chiamarti' (Saya baru saja hampir meneleponmu). Bandingkan dengan 'stare + gerundio' (progresif, sedang berlangsung sekarang) dan dengan futur sederhana (futuro semplice) untuk rencana yang kurang mendesak. Kesalahan umum adalah menerjemahkan 'saya akan belajar besok' dalam bahasa Inggris sebagai 'sto per studiare domani'; itu terdengar salah karena 'stare per' menyiratkan hitungan detik, bukan 'besok'. Untuk besok, katakan 'Studierò domani' atau cukup 'Domani studio'.
Passato prossimo adalah kala lampau sehari-hari untuk tindakan yang sudah selesai. Bentuk ini terdiri dari dua bagian: presente indicativo dari kata bantu (avere atau essere) ditambah partisip lampau dari verba utama. Partisip beraturan berakhiran -ato (verba -are: parlato), -uto (verba -ere: venduto), -ito (verba -ire: dormito). Banyak verba -ere yang umum memiliki partisip tak beraturan: fare->fatto, vedere->visto, leggere->letto, scrivere->scritto, prendere->preso, mettere->messo, dire->detto, aprire->aperto, chiudere->chiuso, venire->venuto.
Dengan AVERE (sebagian besar verba transitif):
| Persona | avere | + partisip |
|---|---|---|
| io | ho | + mangiato / visto / dormito |
| tu | hai | + mangiato / visto / dormito |
| lui / lei | ha | + mangiato / visto / dormito |
| noi | abbiamo | + mangiato / visto / dormito |
| voi | avete | + mangiato / visto / dormito |
| loro | hanno | + mangiato / visto / dormito |
Dengan ESSERE (gerak, perubahan keadaan, refleksif):
| Persona | essere | + partisip (menyesuaikan gender/jumlah) |
|---|---|---|
| io | sono | + andato / andata |
| tu | sei | + andato / andata |
| lui / lei | è | + andato / andata |
| noi | siamo | + andati / andate |
| voi | siete | + andati / andate |
| loro | sono | + andati / andate |
Verba yang menggunakan 'essere' antara lain andare, venire, arrivare, partire, entrare, uscire, salire, scendere, tornare, restare, stare, essere, nascere, morire, diventare, dan semua verba refleksif (mi sono lavato, ci siamo svegliati). Dengan 'avere', partisipnya tetap tidak berubah, kecuali jika didahului oleh kata ganti objek langsung (lo, la, li, le): 'L'ho vista' (Saya melihatnya, perempuan), 'Le ho comprate' (Saya membelinya, feminin jamak). Kesalahan umum adalah menggunakan 'avere' dengan verba gerak karena menganalogikan dengan bahasa Inggris 'I have gone'; dalam bahasa Italia harus 'sono andato/a'.
Bahasa Italia memiliki dua cara sopan untuk mengatakan 'saya ingin'. 'Vorrei' adalah bentuk kondisional dari 'volere' dan merupakan bentuk permintaan sopan standar, digunakan terus-menerus saat memesan makanan, berbelanja, atau meminta bantuan. 'Mi piacerebbe' menggunakan bentuk kondisional dari 'piacere' dalam konstruksi subjek-terbalik dan mengungkapkan keinginan yang lebih lembut atau hasrat hipotetis, lebih dekat dengan 'alangkah baiknya' atau 'saya ingin sekali'.
volere kondisional (ingin):
| Persona | Bentuk | + kata benda atau infinitif |
|---|---|---|
| io | vorrei | + un caffè / partire |
| tu | vorresti | + un caffè / partire |
| lui / lei | vorrebbe | + un caffè / partire |
| noi | vorremmo | + un caffè / partire |
| voi | vorreste | + un caffè / partire |
| loro | vorrebbero | + un caffè / partire |
piacere kondisional (akan menyenangkan) + kata ganti objek tak langsung:
| Persona | Kata ganti | + piacerebbe / piacerebbero |
|---|---|---|
| io (bagi saya) | mi | + piacerebbe visitare / piacerebbero i fiori |
| tu (bagi kamu) | ti | + piacerebbe visitare / piacerebbero i fiori |
| lui (baginya, l) | gli | + piacerebbe / piacerebbero |
| lei (baginya, p) | le | + piacerebbe / piacerebbero |
| noi (bagi kami) | ci | + piacerebbe / piacerebbero |
| voi (bagi kalian) | vi | + piacerebbe / piacerebbero |
| loro (bagi mereka) | gli | + piacerebbe / piacerebbero |
'Vorrei' mengambil objek langsung atau infinitif: 'Vorrei un tè', 'Vorrei dormire'. 'Mi piacerebbe' mengikuti pembalikan subjek ala piacere: jika hal yang diinginkan berbentuk tunggal atau infinitif, gunakan 'piacerebbe' (tunggal); jika jamak, gunakan 'piacerebbero'. Di sebuah kafe, 'Vorrei un cappuccino' jauh lebih alami daripada 'Voglio un cappuccino', yang terdengar ketus atau kekanak-kanakan. Keduanya bisa digabungkan untuk kesan lebih hangat: 'Mi piacerebbe tanto, ma non posso' (Saya ingin sekali, tapi tidak bisa).
Bahasa Italia memiliki konstruksi progresif khusus: 'stare' + gerundio. Bentuk ini mengungkapkan tindakan yang sedang berlangsung tepat pada saat berbicara (atau, dalam bentuk imperfetto, pada suatu momen di masa lampau). Berbeda dengan bahasa Inggris, bahasa Italia TIDAK menggunakan bentuk ini untuk tindakan kebiasaan atau rencana masa depan; untuk itu, gunakan kala kini sederhana.
Membentuk gerundio:
| Infinitif berakhiran | Akhiran gerundio | Contoh |
|---|---|---|
| -are | -ando | parlare -> parlando |
| -ere | -endo | vedere -> vedendo |
| -ire | -endo | dormire -> dormendo |
Beberapa gerund tak beraturan: fare -> facendo, dire -> dicendo, bere -> bevendo.
stare (presente indicativo) + gerundio:
| Persona | stare | + gerundio |
|---|---|---|
| io | sto | + parlando / vedendo / dormendo |
| tu | stai | + parlando / vedendo / dormendo |
| lui / lei | sta | + parlando / vedendo / dormendo |
| noi | stiamo | + parlando / vedendo / dormendo |
| voi | state | + parlando / vedendo / dormendo |
| loro | stanno | + parlando / vedendo / dormendo |
Untuk 'saya sedang melakukan' (progresif lampau), gunakan bentuk imperfetto dari 'stare': stavo, stavi, stava, stavamo, stavate, stavano + gerundio. Kata ganti objek bisa diletakkan sebelum 'stare' atau dilekatkan pada gerundio-nya: 'Lo sto leggendo' = 'Sto leggendolo' (Saya sedang membacanya). Kala kini sederhana juga rutin digunakan untuk tindakan yang sedang berlangsung: 'Mangio adesso' terdengar sangat alami di samping 'Sto mangiando adesso'. Bentuk progresif hanya menekankan sifat sedang-berlangsungnya secara lebih kuat.
'Potere' mengungkapkan kemampuan, izin, dan kemungkinan, mirip dengan 'bisa', 'dapat', 'boleh' dalam bahasa Inggris. Verba ini langsung diikuti oleh infinitif tanpa preposisi. 'Potere' adalah verba tak beraturan.
potere (presente indicativo):
| Persona | Bentuk | + infinitif |
|---|---|---|
| io | posso | + venire / aiutare / parlare |
| tu | puoi | + venire / aiutare / parlare |
| lui / lei | può | + venire / aiutare / parlare |
| noi | possiamo | + venire / aiutare / parlare |
| voi | potete | + venire / aiutare / parlare |
| loro | possono | + venire / aiutare / parlare |
potere kondisional (bisa jadi / mungkin):
| Persona | Bentuk |
|---|---|
| io | potrei |
| tu | potresti |
| lui / lei | potrebbe |
| noi | potremmo |
| voi | potreste |
| loro | potrebbero |
Gunakan bentuk kondisional 'potrei / potresti / potrebbe' untuk saran sopan atau kemungkinan hipotetis: 'Potresti aiutarmi?' (Bisakah kamu membantuku?), 'Potrebbe piovere' (Mungkin akan hujan). Bedakan 'potere' (mampu / diizinkan) dari 'sapere' (tahu cara melakukan suatu keterampilan yang dipelajari): 'So nuotare' (Saya tahu cara berenang, keterampilan yang dipelajari); 'Non posso nuotare oggi' (Saya tidak bisa berenang hari ini, karena keadaan). Untuk pengetahuan tentang fakta, gunakan 'sapere' saja: 'So che vieni' (Saya tahu kamu akan datang). Kata ganti objek bisa diletakkan sebelum 'potere' atau dilekatkan pada infinitifnya: 'Posso aiutarti' = 'Ti posso aiutare'.