Bahasa Portugis Essential grammar

Singkatan yang digunakan dalam panduan ini

Setiap contoh di bawah ini memiliki tiga bagian: teks asli, glosa harfiah yang menjelaskan cara kerja setiap kata, dan terjemahan alami. Glosa menggunakan beberapa label singkatan agar tetap ringkas. Jangan khawatir untuk menghafalnya — ini adalah referensi yang bisa kamu kembali lihat kapan saja.

Orang dan jumlah · 1sg / 2sg / 3sg — orang pertama / kedua / ketiga tunggal (saya, kamu, dia) · 1pl / 2pl / 3pl — orang pertama / kedua / ketiga jamak (kami/kita, kalian, mereka)

Gender dan kasus · m / f / n — maskulin / feminin / netral · sg / pl — tunggal / jamak · m.sg — gabungan: maskulin tunggal (begitu pula f.pl, n.sg, dst.) · NOM / ACC / GEN / DAT / INS / LOC — kasus gramatikal (nominatif/akusatif/genitif/datif/instrumental/lokatif) — peran yang dimainkan kata tersebut dalam kalimat

Kala dan aspek · PRES — present (kini) · PRET — preterit (peristiwa lampau yang sudah selesai) · IMPF — imperfek (situasi lampau yang berlangsung atau kebiasaan) · FUT — futur (akan datang) · PERF — perfek (tindakan yang selesai dengan relevansi pada masa kini) · PROG — progresif (tindakan yang sedang berlangsung, misalnya sedang makan) · COND — kondisional (akan…)

Modus · IND — indikatif (pernyataan biasa) · SUBJ — subjungtif (ketidakpastian, harapan, keraguan) · IMP — imperatif (perintah) · INF — infinitif (bentuk kamus: pergi, makan)

Lainnya · REFL — refleksif (tindakan pada diri sendiri: diriku sendiri, dirimu sendiri) · PERSa personal (khusus bahasa Spanyol — menandai objek langsung berupa manusia) · HON — honorifik (bentuk yang sangat sopan, umum dalam bahasa Jepang/Korea) · TOP / SUB / OBJ — penanda topik / subjek / objek (bahasa Jepang, Korea) · CL — klasifikator (bahasa Mandarin, Jepang, Korea — kata penggolong untuk kata benda) · NEG — negasi

Urutan kata

Urutan kata dasar bahasa Portugis adalah Subjek-Verba-Objek (SVO), sama seperti bahasa Inggris. Seperti bahasa-bahasa Roman lainnya, bahasa Portugis adalah bahasa pro-drop: pronoun subjek biasanya dihilangkan karena akhiran verba sudah menandai orangnya. Menyertakan pronoun menambah penekanan atau menghilangkan ambiguitas (terutama pada orang ketiga, di mana ele/ela/você berbagi bentuk verba yang sama). Adverbia dan frasa preposisional dapat berpindah posisi dengan cukup bebas; subjek juga bisa mengikuti verba, terutama pada verba intransitif (Chegou o trem). Namun, penempatan objek dan pronoun klitik mengikuti aturan ketat yang berbeda antara penggunaan Brasil (BR) dan Eropa (PT).

  • Falo portugues. — bicara-1sg bahasa Portugis
    Saya berbicara bahasa Portugis.
  • A Maria come pao. — si Maria makan roti
    Maria makan roti.
  • Chegou o trem. — tiba kereta — urutan VS
    Kereta itu tiba.

Artikel

Artikel harus sesuai dengan kata benda dalam gender (maskulin/feminin) dan jumlah. Artikel tentu ('the'): o (m.sg), a (f.sg), os (m.pl), as (f.pl). Artikel tak tentu ('a/an/some'): um (m.sg), uma (f.sg), uns (m.pl), umas (f.pl). Bahasa Portugis secara wajib mengontraksikan artikel dengan preposisi de, em, a, por: de+o=do, de+a=da, em+o=no, em+a=na, a+o=ao, a+a=à (dengan aksen grave), por+o=pelo, por+a=pela. Artikel tentu juga digunakan sebelum nama orang dalam percakapan sehari-hari (terutama di PT dan BR bagian selatan: o João, a Maria) dan sebelum posesif di PT (o meu livro), sedangkan BR sering menghilangkannya (meu livro).

  • O livro esta na mesa. — buku itu ada di-meja
    Buku itu ada di atas meja.
  • Vou ao mercado. — pergi-1sg ke-pasar — a+o=ao
    Saya pergi ke pasar.
  • O meu carro e novo. (PT) / Meu carro e novo. (BR) — (itu) mobil saya baru
    Mobil saya baru.

Pronoun

Subjek: eu, tu (PT, akrab) / você (BR, netral), ele/ela, nós / a gente (percakapan BR), vós (arkais) / vocês, eles/elas. Objek langsung: me, te, o/a, nos, vos, os/as. Objek tidak langsung: me, te, lhe, nos, vos, lhes. Refleksif: me, te, se, nos, vos, se. Penempatan adalah perbedaan utama antara BR dan PT: BR sangat menyukai proklisis (pronoun sebelum verba, bahkan di awal kalimat: Me chamo Ana), sedangkan PT mewajibkan enklisis dalam kalimat afirmatif netral (Chamo-me Ana) dan proklisis hanya setelah pemicu seperti negasi, kata penghubung subordinatif, atau kata tanya (Não me chamo Ana). Dalam percakapan BR, bentuk orang ketiga o/a/lhe sering digantikan oleh ele/ela atau bahkan dihilangkan.

  • Me chamo Ana. (BR) — REFL-1sg panggil-1sg Ana — proklisis
    Nama saya Ana.
  • Chamo-me Ana. (PT) — panggil-1sg-REFL Ana — enklisis
    Nama saya Ana.
  • Nao o vi ontem. — tidak dia lihat-1sg kemarin
    Saya tidak melihatnya kemarin.

Gender kata benda dan kesesuaian adjektiva

Setiap kata benda bergender maskulin atau feminin. Akhiran umum: -o biasanya maskulin (livro, carro), -a biasanya feminin (casa, mesa); -agem, -dade, -ção bersifat feminin (viagem, cidade, nação); -ma yang berasal dari bahasa Yunani bersifat maskulin (problema, sistema). Adjektiva menyesuaikan gender dan jumlah dengan kata benda dan biasanya mengikutinya: um livro novo, uma casa nova, livros novos, casas novas. Beberapa adjektiva tidak berubah menurut gender (-e, -l, -z: inteligente, fácil, feliz) dan hanya menandai jumlah. Beberapa adjektiva berubah makna tergantung posisinya: um grande homem (pria yang hebat) vs um homem grande (pria yang besar). Partisip lampau yang digunakan sebagai adjektiva juga menyesuaikan.

  • Uma casa branca. — sebuah-f.sg rumah putih-f.sg
    Sebuah rumah putih.
  • Os meninos sao inteligentes. — para-m.pl anak.laki-laki adalah cerdas-pl
    Anak-anak laki-laki itu cerdas.
  • Um grande homem. — seorang pria hebat — sebelum-kata.benda = figuratif
    Seorang pria yang hebat.

Pola konjugasi verba

Infinitif berakhiran -ar (konjugasi ke-1: falar), -er (ke-2: comer), atau -ir (ke-3: partir). Akhiran menandai orang, jumlah, kala, modus, dan aspek — sehingga pronoun subjek biasanya menjadi tidak perlu. Bahasa Portugis terkenal karena mempertahankan infinitif personal (yang berinfleksi menurut subjek) yang tidak dimiliki bahasa Spanyol maupun Prancis. Verba tidak beraturan penting yang perlu dihafal: ser ('menjadi/adalah', esensial/permanen), estar ('menjadi/adalah', keadaan/lokasi), ter ('memiliki', juga auxiliary untuk kala majemuk), ir ('pergi', auxiliary untuk futur periphrastic), haver ('ada', eksistensial dan auxiliary perfek arkais), fazer ('melakukan/membuat'), dizer ('mengatakan'), poder ('bisa'), querer ('ingin'), ver ('melihat'), vir ('datang'). Perubahan batang kata juga memengaruhi banyak verba -ir (dormir: durmo, dormes...).

  • Falar: falo, falas, fala, falamos, falais, falam. — berbicara — present indikatif
    Saya berbicara, kamu berbicara, dst.
  • Comer: como, comes, come, comemos, comeis, comem. — makan — present indikatif
    Saya makan, kamu makan, dst.
  • Partir: parto, partes, parte, partimos, partis, partem. — pergi/berangkat — present indikatif
    Saya pergi, kamu pergi, dst.

Kala kini (present tense)

Presente do indicativo menggambarkan tindakan kebiasaan, kebenaran umum, dan (berbeda dengan simple present bahasa Inggris) tindakan yang sedang terjadi saat ini. Akhiran: verba -ar mengambil -o, -as, -a, -amos, -ais, -am; verba -er -o, -es, -e, -emos, -eis, -em; verba -ir -o, -es, -e, -imos, -is, -em. Bentuk tu masih hidup di PT dan sebagian BR; di tempat lain BR menggantikannya dengan você + verba orang ketiga tunggal. Untuk menekankan tindakan yang sedang berlangsung, bahasa Portugis menggunakan estar + gerúndio (BR: estou falando) atau estar a + infinitivo (PT: estou a falar). Present juga dapat mengungkapkan peristiwa terjadwal di masa depan dekat: Amanhã viajo para o Rio ('Besok saya bepergian ke Rio').

  • Eu falo portugues todos os dias. — saya bicara-1sg bahasa Portugis semua hari
    Saya berbicara bahasa Portugis setiap hari.
  • Estou falando com ela. (BR) — adalah-1sg berbicara dengan dia
    Saya sedang berbicara dengannya.
  • Estou a falar com ela. (PT) — adalah-1sg untuk berbicara dengan dia
    Saya sedang berbicara dengannya.

Lampau — pretérito perfeito vs imperfeito

Bahasa Portugis membedakan dua kala lampau sederhana utama. Pretérito perfeito (simple) melaporkan tindakan yang selesai dan terbatas: 'saya makan', 'kami tiba'. Akhiran: -ar -ei, -aste, -ou, -amos/-ámos, -astes, -aram; -er/-ir -i, -este, -eu/-iu, -emos/-imos, -estes, -eram. Pretérito imperfeito menggambarkan keadaan lampau yang berlangsung, kebiasaan, atau latar belakang: 'saya biasa makan', 'saat itu sedang hujan'. Akhiran: -ar -ava, -avas, -ava, -ávamos, -áveis, -avam; -er/-ir -ia, -ias, -ia, -íamos, -íeis, -iam. Catatan: 'falei' dalam bahasa Portugis mencakup baik 'saya berbicara' maupun 'saya telah berbicara' dalam bahasa Inggris — bentuk majemuk 'tenho falado' membawa makna khusus 'saya sudah berbicara (berulang kali, akhir-akhir ini)'.

  • Ontem comi peixe. — kemarin makan-1sg.PERF ikan
    Kemarin saya makan ikan.
  • Quando era crianca, comia muito peixe. — ketika adalah-IMPF anak, makan-IMPF banyak ikan
    Ketika saya masih kecil, saya biasa makan banyak ikan.
  • Tenho lido esse livro. — punya-1sg baca-PP buku itu — berkelanjutan baru-baru ini
    Saya sudah membaca buku itu (akhir-akhir ini).

Kala depan (future tense)

Bahasa Portugis memiliki dua bentuk masa depan utama. Futur sintetik (futuro do presente) menambahkan akhiran pada infinitif lengkap: -ei, -as, -a, -emos, -eis, -ão (falarei, falarás, falará...). Bentuk ini terdengar formal/tertulis; dalam percakapan, baik BR maupun PT lebih menyukai bentuk periphrastic ir + infinitivo: vou falar ('saya akan berbicara'). Futur sintetik juga digunakan untuk mengungkapkan dugaan pada masa kini (Será verdade? 'Apakah itu benar, ya?'). Kondisional (futuro do pretérito), dibentuk dengan akar kata yang sama dan akhiran -ia, -ias, -ia, -íamos, -íeis, -iam (falaria), mengungkapkan situasi hipotetis. Beberapa verba memiliki batang futur yang memendek: dizer -> direi, fazer -> farei, trazer -> trarei.

  • Amanha vou falar com ele. — besok pergi-1sg untuk bicara dengan dia
    Besok saya akan berbicara dengannya.
  • Falarei com o diretor amanha. — bicara-1sg.FUT dengan direktur besok
    Saya akan berbicara dengan direktur besok.
  • Sera que ela vem? — adalah-3sg.FUT bahwa dia datang — dugaan
    Apakah dia akan datang, ya?

Ser vs estar

Seperti bahasa Spanyol, bahasa Portugis memiliki dua verba untuk 'menjadi/adalah'. Ser mengungkapkan sifat esensial, definitif, atau permanen: identitas, asal, profesi, kebangsaan, bahan, waktu/tanggal, kepemilikan (Sou médico, É de Lisboa, A mesa é de madeira). Estar mengungkapkan keadaan, kondisi, lokasi, dan situasi sementara (Estou cansado, A chave está na mesa). Kontrasnya sering sejajar dengan bahasa Inggris 'is' vs 'is currently/feels': Ele é nervoso = dia orangnya memang gugupan; Ele está nervoso = dia sedang gugup sekarang. Lokasi permanen gedung/kota menggunakan ficar atau ser (Lisboa fica em Portugal). Estar juga menjadi auxiliary untuk aspek progresif (estar + gerúndio/a + infinitivo).

  • Sou brasileiro. — adalah-SER orang.Brasil — identitas
    Saya orang Brasil.
  • Estou cansado. — adalah-ESTAR lelah — keadaan
    Saya lelah.
  • O cafe e quente / O cafe esta quente. — kopi adalah panas — secara alami / saat ini
    Kopi itu panas (pada umumnya) / Kopinya panas (sekarang).

Present indikatif: paradigma -AR / -ER / -IR

Verba bahasa Portugis terbagi menjadi tiga konjugasi yang dikenali dari akhiran infinitifnya: -AR (ke-1: falar 'berbicara'), -ER (ke-2: comer 'makan'), -IR (ke-3: partir 'pergi/berangkat'). Present indikatif adalah kala utama yang paling banyak dipakai: mencakup tindakan kebiasaan, kebenaran umum, dan (berbeda dengan simple present bahasa Inggris) apa yang sedang terjadi saat ini. Hilangkan akhiran infinitif dan tambahkan akhiran personal di bawah ini. Ketiga bentuk bahasa Portugis 'tu' (digunakan di PT dan sebagian wilayah BR), 'você' (bentuk 'kamu' baku di BR), dan 'o senhor / a senhora' (formal) semuanya menempati SLOT yang sama: tu memakai akhiran orang ke-2 khusus, sedangkan você dan o(a) senhor(a) memakai bentuk orang ketiga tunggal yang sama.

Orangfalar (-AR)comer (-ER)partir (-IR)
eufalocomoparto
tufalascomespartes
ele / ela / vocêfalacomeparte
nósfalamoscomemospartimos
vós (arkais)falaiscomeispartis
eles / elas / vocêsfalamcomempartem

Catatan: (1) baris 'vós' pada dasarnya sudah tidak dipakai dalam percakapan modern, hanya bertahan dalam liturgi dan beberapa dialek PT bagian utara. Gunakan 'vocês' untuk 'kalian'. (2) 'a gente' ('kita') dalam percakapan BR memakai verba orang ketiga tunggal: a gente fala. (3) Banyak verba -IR memiliki perubahan batang kata hanya pada bentuk 'eu' (dormir: durmo, dormes, dorme...; preferir: prefiro, preferes...; servir: sirvo, serves...). (4) Perubahan ejaan semata: verba -car, -gar, -çar mengubah c/g/ç sebelum akhiran -e (hanya relevan pada preterite/subjungtif, bukan pada present).

  • Eu falo portugues, ela fala ingles, nos falamos espanhol. — saya bicara-1sg bahasa Portugis, dia bicara-3sg bahasa Inggris, kami bicara-1pl bahasa Spanyol
    Saya berbicara bahasa Portugis, dia berbicara bahasa Inggris, kami berbicara bahasa Spanyol.
  • Tu comes muito pao ao pequeno-almoco? (PT) — kamu-tu makan-2sg banyak roti pada-sarapan
    Apakah kamu makan banyak roti saat sarapan?
  • Voce come muito pao no cafe da manha? (BR) — kamu makan-3sg banyak roti dalam-kopi pagi
    Apakah kamu makan banyak roti saat sarapan?
  • O trem parte as oito. — kereta berangkat-3sg pada-jam delapan
    Kereta itu berangkat jam delapan.
  • Eles nao partem hoje, partem amanha. — mereka tidak berangkat-3pl hari.ini, berangkat-3pl besok
    Mereka tidak berangkat hari ini, mereka berangkat besok.
  • A gente come fora aos sabados. (BR) — orang-orang makan-3sg di.luar pada-hari.Sabtu
    Kami makan di luar setiap hari Sabtu.

QUERER + infinitivo (saya ingin...)

'Querer' ('ingin') yang langsung diikuti infinitif mengungkapkan keinginan atau maksud. Tidak ada preposisi di antara kedua verba: querer falar, querer comer, querer ir. Polanya persis seperti bahasa Inggris 'want to + verb', dan verba kedua tetap dalam bentuk infinitif apa pun subjeknya. 'Querer' sendiri tidak beraturan pada present indikatif.

Orangquerer+ infinitif
euquerofalar / comer / partir
tuqueresfalar / comer / partir
ele / ela / vocêquerfalar / comer / partir
nósqueremosfalar / comer / partir
eles / elas / vocêsqueremfalar / comer / partir

Gunakan untuk keinginan masa kini ('saya ingin secangkir kopi', 'saya ingin pergi'), permintaan yang agak sopan ('Quero um café, por favor'), dan untuk memperkenalkan rencana yang sudah kamu niatkan. Untuk kesopanan yang sesungguhnya, gunakan 'gostaria de + infinitivo' (lihat bagian tersebut). Catatan: ketika subjek kedua verba berbeda, bahasa Portugis mewajibkan present subjungtif setelah 'que': Quero que você venha ('saya ingin kamu datang'), BUKAN 'Quero você vir'. Kesalahan umum pembelajar adalah menyisipkan 'a' atau 'de' di antara querer dan infinitif, meniru 'tener que' bahasa Spanyol atau 'I want TO go' bahasa Inggris. Jangan: cukup 'quero ir'.

  • Quero falar com voce. — ingin-1sg untuk.bicara dengan kamu
    Saya ingin bicara denganmu.
  • O que voce quer fazer hoje? — yang apa kamu ingin-3sg untuk.melakukan hari.ini
    Apa yang ingin kamu lakukan hari ini?
  • Nao queremos sair com esta chuva. — tidak ingin-1pl untuk.keluar dengan hujan ini
    Kami tidak ingin keluar dengan hujan seperti ini.
  • Eles querem aprender portugues. — mereka ingin-3pl untuk.belajar bahasa Portugis
    Mereka ingin belajar bahasa Portugis.
  • Quero que voce venha comigo. (subjunctive, different subject) — ingin-1sg bahwa kamu datang-SUBJ dengan.saya
    Saya ingin kamu datang bersamaku.
  • Quer um cafe? — ingin-3sg secangkir kopi (tawaran sopan)
    Mau secangkir kopi?

IR + infinitivo (futur dekat)

Cara sehari-hari untuk berbicara tentang masa depan baik dalam bahasa Portugis Brasil maupun Eropa adalah 'ir + infinitivo' (tanpa preposisi di antara keduanya, tidak seperti bahasa Spanyol 'ir A + infinitivo'). Futur sintetik (falarei, falarás...) memang ada tetapi terdengar formal atau sastrawi; dalam percakapan, yang akan kamu dengar adalah 'vou falar'. 'Ir' tidak beraturan:

Orangir+ infinitif
euvoufalar / comer / partir
tuvaisfalar / comer / partir
ele / ela / vocêvaifalar / comer / partir
nósvamosfalar / comer / partir
eles / elas / vocêsvãofalar / comer / partir

Gunakan untuk: (1) rencana masa depan dekat ('Vou ligar para ela amanhã'), (2) niat dan keputusan yang baru saja dibuat ('Vou pedir um suco'), (3) prediksi ('Vai chover'). Penanda waktu yang sering menyertainya: amanhã, depois, daqui a pouco, hoje à noite, no próximo mês. Untuk mengatakan 'pergi (ke suatu tempat)', 'ir' memakai preposisi 'a' atau 'para': vou a Lisboa, vou para casa. Kesalahan yang sering terjadi adalah menyisipkan 'a' sebelum infinitif meniru pola bahasa Spanyol ('voy A hablar' -> 'vou A falar'). Dalam bahasa Portugis, hilangkan 'a': cukup 'vou falar'.

  • Vou ligar para voce mais tarde. — pergi-1sg untuk.menelepon ke kamu lebih akhir
    Saya akan meneleponmu nanti.
  • Vai chover esta tarde. — pergi-3sg untuk.hujan sore ini
    Akan hujan sore ini.
  • Nos vamos viajar no proximo mes. — kami pergi-1pl untuk.bepergian pada-bulan depan
    Kami akan bepergian bulan depan.
  • O que voces vao fazer no fim de semana? — yang apa kalian pergi-3pl untuk.melakukan pada-akhir dari minggu
    Apa yang akan kalian lakukan akhir pekan ini?
  • Eu nao vou esquecer disso. — saya tidak pergi-1sg untuk.melupakan tentang.itu
    Saya tidak akan melupakan itu.
  • Ele vai chegar atrasado. — dia pergi-3sg untuk.tiba terlambat
    Dia akan datang terlambat.

TER + particípio (pretérito perfeito composto)

Bahasa Portugis memiliki kala perfek majemuk yang dibentuk dengan 'ter' ('memiliki') + partisip lampau. Yang penting, maknanya BUKAN present perfect bahasa Inggris. Bentuk 'tenho falado' tidak berarti 'saya telah berbicara (sekali, pada suatu waktu)'. Sebaliknya, artinya adalah 'saya sudah berbicara terus-menerus (berulang kali atau berkelanjutan, akhir-akhir ini, sampai sekarang)'. Untuk tindakan selesai yang terjadi sekali, bahasa Portugis memakai preterite sederhana: falei = 'saya berbicara' SEKALIGUS 'saya telah berbicara' (dalam pengertian bahasa Inggris).

Orangter (present)+ partisip lampau
eutenhofalado / comido / partido
tutensfalado / comido / partido
ele / ela / vocêtemfalado / comido / partido
nóstemosfalado / comido / partido
eles / elas / vocêstêmfalado / comido / partido

Partisip lampau dibentuk dengan mengganti -ar -> -ado dan -er/-ir -> -ido. Bentuk tidak beraturan meliputi: feito (fazer), dito (dizer), visto (ver), posto (pôr), aberto (abrir), escrito (escrever), vindo (vir). Partisip tetap tidak berubah dalam bentuk majemuk ini (tidak menyesuaikan). Penanda waktu yang sering menyertai: ultimamente, nestes últimos dias, esta semana, há algum tempo. Kesalahan umum: menerjemahkan 'I have eaten' bahasa Inggris sebagai 'tenho comido'. Jika maksudmu 'saya sudah makan (sekali, tadi)', katakan 'já comi'. Jika maksudmu 'saya sudah makan banyak akhir-akhir ini', maka 'tenho comido' tepat.

  • Tenho estudado muito ultimamente. — sudah-1sg belajar banyak akhir-akhir.ini
    Saya sudah banyak belajar akhir-akhir ini.
  • Ele tem trabalhado nos fins de semana. — dia sudah-3sg bekerja pada-akhir dari minggu
    Dia sudah bekerja setiap akhir pekan.
  • Nos temos visto muitos filmes este mes. — kami sudah-1pl menonton banyak film bulan ini
    Kami sudah menonton banyak film bulan ini.
  • Voce tem dormido bem? — kamu sudah-3sg tidur nyenyak
    Apakah kamu sudah tidur nyenyak akhir-akhir ini?
  • Eu ja comi. (NOT 'tenho comido' for a one-off) — saya sudah makan-1sg
    Saya sudah makan tadi / Saya sudah makan.
  • Tenho lido muito sobre esse assunto. — sudah-1sg membaca banyak tentang topik itu
    Saya sudah banyak membaca tentang topik itu.

Gostaria de + infinitivo (saya ingin sekali...)

Cara sopan untuk meminta sesuatu atau mengungkapkan keinginan adalah 'gostaria de + infinitivo'. Ini adalah bentuk kondisional dari 'gostar' ('menyukai'), dan berbeda dengan 'querer + infinitivo', pola ini mewajibkan preposisi 'de' di antara verba yang dikonjugasikan dan infinitifnya. Padanannya sangat dekat dengan 'I would like to' bahasa Inggris. Akhiran kondisional (-ia, -ias, -ia, -íamos, -íeis, -iam) sama untuk ketiga konjugasi.

Oranggostar (kondisional)+ de + infinitif
eugostariade falar / de comer / de ir
tugostariasde falar / de comer / de ir
ele / ela / vocêgostariade falar / de comer / de ir
nósgostaríamosde falar / de comer / de ir
eles / elas / vocêsgostariamde falar / de comer / de ir

Gunakan di toko, restoran, hotel, dan konteks formal lainnya: 'Gostaria de reservar uma mesa', 'Gostaria de um café, por favor'. Perlu dicatat bahwa 'gostaria de + kata benda' juga berlaku (gostaria de um café = 'saya ingin secangkir kopi'). Untuk 'saya ingin kamu melakukan X' (subjek berbeda), gunakan 'gostaria que você + imperfect subjungtif': Gostaria que você viesse ('saya ingin kamu datang'). Pola 'gostava de + infinitivo' (imperfect indikatif) adalah padanan sehari-hari PT yang sama umumnya: Gostava de ir ao cinema ('saya ingin pergi ke bioskop').

  • Gostaria de reservar uma mesa para dois. — ingin.sekali-1sg dari untuk.memesan sebuah meja untuk dua.orang
    Saya ingin memesan meja untuk dua orang.
  • Gostariamos de ver o menu, por favor. — ingin.sekali-1pl dari untuk.melihat menu, tolong
    Kami ingin melihat menunya, tolong.
  • Voce gostaria de tomar alguma coisa? — kamu ingin.sekali-3sg dari untuk.memiliki sesuatu
    Apakah kamu ingin minum sesuatu?
  • Eles gostariam de aprender mais sobre o Brasil. — mereka ingin.sekali-3pl dari untuk.belajar lebih.banyak tentang Brasil
    Mereka ingin belajar lebih banyak tentang Brasil.
  • Gostava de ir contigo ao cinema. (PT colloquial) — suka-IMPF-1sg dari untuk.pergi dengan.kamu ke.bioskop
    Saya ingin pergi ke bioskop denganmu.
  • Gostaria que voce viesse mais cedo. — ingin.sekali-1sg bahwa kamu datang-SUBJ lebih awal
    Saya ingin kamu datang lebih awal.

Progresif: estar A + infinitivo (PT) / estar + gerúndio (BR)

Untuk mengungkapkan tindakan yang sedang berlangsung saat ini ('saya sedang makan'), bahasa Portugis memakai dua konstruksi regional yang berbeda. Ini adalah salah satu perbedaan gramatikal paling mencolok antara Portugis Eropa (PT) dan Portugis Brasil (BR), dan salah memakainya langsung menandai kamu sebagai penutur varian yang salah.

Portugis Brasil (BR): estar + gerúndio (bentuk -ndo)

Dibentuk dengan estar + gerund -ndo: falando, comendo, partindo. Gerund ini tidak berubah bentuk.

Orangestar+ gerúndio
euestoufalando / comendo / partindo
você / ele / elaestáfalando / comendo / partindo
nósestamosfalando / comendo / partindo
vocês / eles / elasestãofalando / comendo / partindo

Portugis Eropa (PT): estar a + infinitivo

Dibentuk dengan estar + preposisi 'a' + infinitif polos.

Orangestar+ a + infinitif
euestoua falar / a comer / a partir
tuestása falar / a comer / a partir
você / ele / elaestáa falar / a comer / a partir
nósestamosa falar / a comer / a partir
vocês / eles / elasestãoa falar / a comer / a partir

Kedua struktur ini menggambarkan tindakan pada momen sekarang (estou comendo = estou a comer = 'saya sedang makan sekarang') dan juga bisa menggambarkan keadaan progresif lampau dengan 'estar' dalam bentuk imperfek (estava comendo / estava a comer = 'saya sedang makan'). Selain aspek progresif, gerund -ndo juga muncul di PT, tetapi dalam pemakaian non-progresif (Saiu correndo / a correr = 'dia pergi sambil berlari'). Pertahankan varian sesuai audiensmu. Cara netral yang aman dalam tulisan yang ditujukan untuk keduanya adalah tidak memakai keduanya dan mengandalkan present sederhana (Como agora = 'saya makan sekarang').

  • Estou falando ao telefone. (BR) — sedang-1sg berbicara di-telepon
    Saya sedang berbicara di telepon.
  • Estou a falar ao telefone. (PT) — sedang-1sg untuk untuk.bicara di-telepon
    Saya sedang berbicara di telepon.
  • O que voce esta fazendo? (BR) / O que estas a fazer? (PT) — yang apa kamu sedang melakukan / sedang untuk.melakukan
    Apa yang sedang kamu lakukan?
  • Estavamos comendo quando ele chegou. (BR) — sedang-1pl.IMPF makan ketika dia tiba
    Kami sedang makan ketika dia tiba.
  • Estavamos a comer quando ele chegou. (PT) — sedang-1pl.IMPF untuk untuk.makan ketika dia tiba
    Kami sedang makan ketika dia tiba.
  • Esta chovendo. (BR) / Esta a chover. (PT) — sedang hujan / sedang untuk untuk.hujan
    Sedang hujan.

PODER + infinitivo (bisa, boleh, mampu)

'Poder' mencakup 'can', 'may', dan 'to be able to' dalam bahasa Inggris, langsung diikuti infinitif tanpa preposisi. Verba ini mengungkapkan kemampuan, izin, kemungkinan, dan permintaan sopan. 'Poder' tidak beraturan pada present indikatif, dan preteritnya (pude, pudeste, pôde...) juga berbeda dari bentuk present orang ketiga tunggal (pode), sehingga konteks yang membedakannya.

Orangpoder+ infinitif
eupossofalar / comer / partir
tupodesfalar / comer / partir
ele / ela / vocêpodefalar / comer / partir
nóspodemosfalar / comer / partir
eles / elas / vocêspodemfalar / comer / partir

Penggunaan: (1) Kemampuan: Posso nadar dez quilômetros ('saya bisa berenang sepuluh kilometer'). (2) Izin: Posso entrar? ('Bolehkah saya masuk?'). (3) Kemungkinan: Pode chover ('Mungkin akan hujan'). (4) Permintaan sopan: Pode me passar o sal? / Pode passar-me o sal? ('Bisakah kamu tolong ambilkan garamnya?'). Bentuk kondisional 'poderia' membuat permintaan lebih sopan: 'Poderia me ajudar?' Untuk 'tahu caranya', bahasa Portugis memakai 'saber + infinitivo', bukan 'poder' (Sei nadar = 'saya tahu cara berenang'; Posso nadar agora = 'saya bisa berenang sekarang / saya diizinkan berenang sekarang'). Kesalahan umum adalah mencampuradukkan keduanya: 'saya bisa berenang' sebagai keterampilan yang dipelajari adalah 'sei nadar', bukan 'posso nadar'.

  • Posso te ajudar? — bisa-1sg kamu untuk.membantu
    Bisakah saya membantumu?
  • Voce pode falar mais devagar, por favor? — kamu bisa-3sg untuk.bicara lebih pelan, tolong
    Bisakah kamu bicara lebih pelan, tolong?
  • Nao podemos sair agora. — tidak bisa-1pl untuk.keluar sekarang
    Kami tidak bisa keluar sekarang.
  • Pode chover mais tarde. — bisa-3sg untuk.hujan lebih akhir (kemungkinan)
    Mungkin akan hujan nanti.
  • Eles podem vir conosco. — mereka bisa-3pl untuk.datang dengan.kami
    Mereka bisa datang bersama kami.
  • Sei nadar, mas hoje nao posso. (skill vs permission) — tahu-1sg untuk.berenang, tapi hari.ini tidak bisa-1sg
    Saya tahu cara berenang, tapi hari ini saya tidak bisa.

Ser vs estar: tabel referensi cepat

Kedua verba berarti 'menjadi/adalah', tetapi keduanya membagi wilayah konsep secara berbeda. Kontras rincinya ada di bagian 'Ser vs estar' di atas. Berikut ini contekan cepat untuk memilih yang tepat secara spontan.

Gunakan SER untuk...Gunakan ESTAR untuk...
Identitas, nama, profesi (Sou médico)Keadaan sementara (Estou cansado)
Asal, kebangsaan (Sou do Brasil)Lokasi orang/benda saat ini (Estou em casa)
Bahan (A mesa é de madeira)Kondisi saat ini (A sopa está fria)
Waktu, tanggal, hari (São três horas)Suasana hati / bagaimana perasaanmu saat ini (Está feliz)
Kepemilikan (O livro é meu)Hasil dari perubahan baru-baru ini (A loja está fechada)
Karakteristik permanen (Ela é alta)Auxiliary aspek progresif: estar + gerúndio / a + inf

Kontras cepat di mana pilihannya mengubah makna:

KalimatMakna
Ele é nervosoDia orangnya memang gugupan (sifat)
Ele está nervosoDia sedang gugup sekarang (keadaan)
Ela é bonitaDia cantik (secara umum)
Ela está bonitaDia terlihat cantik hari ini (pada kesempatan ini)
O café é bomKopi itu enak (pada umumnya)
O café está bomKopi ini enak (sekarang)

Untuk lokasi kota/gedung (permanen), bahasa Portugis lebih menyukai 'ficar' atau 'ser': Lisboa fica em Portugal / Lisboa é em Portugal. Untuk orang dan benda yang bisa berpindah, 'estar' adalah aturannya.

  • Sou professor, mas hoje estou de ferias. — adalah-SER guru, tapi hari.ini sedang-ESTAR dari liburan
    Saya seorang guru, tapi hari ini saya sedang liburan.
  • Ela e alta e esta linda com esse vestido. — dia adalah-SER tinggi dan terlihat-ESTAR cantik dengan gaun itu
    Dia tinggi dan terlihat cantik dengan gaun itu.
  • O Rio fica no Brasil; agora estou no Rio. — Rio berada di-Brasil; sekarang berada-ESTAR di-Rio
    Rio berada di Brasil; sekarang saya sedang di Rio.
  • A loja e nova mas hoje esta fechada. — toko adalah-SER baru tapi hari.ini adalah-ESTAR tutup
    Tokonya baru tapi hari ini sedang tutup.
  • Sao oito horas e ja estou com fome. — adalah-SER jam delapan dan sudah adalah-ESTAR dengan lapar
    Ini jam delapan dan saya sudah lapar.

Negasi

Negasi standar menempatkan não tepat sebelum verba (atau sebelum pronoun klitik apa pun yang menempel padanya): Não falo inglês. Pronoun objek berada di antara não dan verba dalam proklisis: Não me viu. Bahasa Portugis memakai negasi ganda dengan bebas ketika sebuah kata negatif mengikuti verba: Não vi ninguém ('saya tidak melihat siapa pun' — secara harfiah 'tidak melihat tidak.seorang.pun'); Não tenho nada. Jika kata negatif mendahului verba, não dihilangkan: Ninguém veio. Dalam percakapan BR, não penekan di akhir klausa umum dijumpai: Não sei não ('saya benar-benar tidak tahu'). Kata negatif lainnya: nunca (tidak pernah), jamais (tidak pernah sama sekali), nada (tidak ada apa-apa), nenhum/-a (tidak ada, tidak satu pun), nem (juga tidak, bahkan tidak).

  • Nao falo ingles. — tidak bicara-1sg bahasa.Inggris
    Saya tidak bicara bahasa Inggris.
  • Nao vi ninguem. — tidak lihat-1sg tidak.seorang.pun — negasi ganda
    Saya tidak melihat siapa pun.
  • Nao sei nao. (BR) — tidak tahu-1sg tidak — penekan
    Saya benar-benar tidak tahu.

Kalimat tanya

Kalimat tanya ya/tidak dibentuk hanya dengan intonasi naik; urutan kata tetap SVO. Você fala português? Inversi subjek-verba tidak diwajibkan (meski mungkin dalam tulisan). Kalimat tanya-wh memakai kata tanya: o que / que (apa), quem (siapa), onde (di mana), quando (kapan), como (bagaimana), por que (mengapa; BR juga mengeja porque/por que/porquê tergantung posisinya; PT menulis porquê), quanto/-a (berapa), qual / quais (yang mana). BR sering menyisipkan penegas 'é que' setelah kata tanya: Onde é que você mora? ('Di mana kamu tinggal?'). Bentuk polos Onde você mora? juga baik-baik saja. Pertanyaan gaung dan tag question memakai não é? (sering dilafalkan 'né?' di BR).

  • Voce fala portugues? — kamu bicara bahasa Portugis? — intonasi naik
    Apakah kamu bicara bahasa Portugis?
  • Onde e que voce mora? (BR) — di.mana adalah bahwa kamu tinggal
    Di mana kamu tinggal?
  • Esta bom, nao e? — adalah bagus, tidak adalah? — tag
    Bagus, kan?

Bentuk jamak kata benda

Sebagian besar kata benda menambahkan -s untuk bentuk jamak: livro -> livros, casa -> casas. Kata benda yang berakhiran -r, -s, -z menambahkan -es: mulher -> mulheres, mês -> meses, luz -> luzes. Sebagian besar yang berakhiran -m mengubah -m menjadi -ns: homem -> homens, jardim -> jardins. Kata benda berakhiran -al, -el, -ol, -ul menghilangkan -l dan menambahkan -is: animal -> animais, papel -> papéis, lençol -> lençóis, paul -> pauis. Kata benda berakhiran -il yang mendapat tekanan berubah menjadi -is (funil -> funis); -il tanpa tekanan menjadi -eis (fácil -> fáceis). Kata benda berakhiran -ão memiliki tiga pola jamak: -ões (yang paling umum: canção -> canções), -ães (pão -> pães), dan -ãos (mão -> mãos) — ini harus dihafalkan.

  • livro -> livros; mulher -> mulheres. — jamak beraturan
    buku -> buku-buku; wanita -> para wanita.
  • animal -> animais; papel -> papeis. — -l -> -is
    hewan -> hewan-hewan; kertas -> kertas-kertas.
  • pao -> paes; mao -> maos; cancao -> cancoes. — tiga pola jamak -ão
    roti -> roti-roti; tangan -> tangan-tangan; lagu -> lagu-lagu.

Verba refleksif

Verba refleksif memakai pronoun (me, te, se, nos, vos, se) yang merujuk kembali ke subjeknya. Banyak yang menggambarkan rutinitas sehari-hari: chamar-se (bernama), levantar-se (bangun), deitar-se (berbaring/tidur), lavar-se (mencuci diri), vestir-se (berpakaian), sentar-se (duduk), lembrar-se (mengingat), esquecer-se (melupakan). Infinitifnya biasanya disebutkan dengan klitik yang menempel memakai tanda hubung. Dalam kalimat nyata, penempatannya kembali terbagi menurut varian: BR lebih menyukai proklisis (Eu me chamo Pedro), PT memakai enklisis dalam kalimat afirmatif netral (Eu chamo-me Pedro). Setelah negasi, kata sambung, dan kata tanya, kedua varian memakai proklisis: Não me lembro. Refleksif resiprokal berarti 'satu sama lain': Eles se amam / amam-se.

  • Eu me chamo Pedro. (BR) — saya REFL panggil-1sg Pedro
    Nama saya Pedro.
  • Eu chamo-me Pedro. (PT) — saya panggil-1sg-REFL Pedro
    Nama saya Pedro.
  • Nao me lembro do nome dele. — tidak REFL ingat-1sg dari-nama miliknya
    Saya tidak ingat namanya.

Pronoun persona dan penempatan klitik

Sistem orang kedua sangat bervariasi menurut wilayah. PT mempertahankan tu (tunggal informal) dengan bentuk verba orang kedua yang sesungguhnya (tu falas) dan memakai você sebagai alternatif sopan/formal. BR sebagian besar sudah kehilangan tu (kecuali di wilayah Selatan dan Timur Laut, sering dengan verba orang ketiga tunggal: tu fala) dan memakai você sebagai 'kamu' serbaguna. Sapaan formal dalam kedua varian memakai o senhor / a senhora ('tuan/nyonya'), selalu dengan verba orang ketiga: O senhor pode me ajudar? Penempatan klitik (me, te, se, lhe, o/a...) adalah perbedaan tata bahasa tertulis terbesar: proklisis BR adalah bawaan di mana pun; enklisis PT adalah bawaan, dengan proklisis dipicu oleh negasi, kata sambung subordinatif, kata tanya, adverbia tertentu (já, sempre, talvez), dan kata tak tentu. Setelah verba futur/kondisional, PT menyisipkan klitik ke tengah verba (mesoklisis): dar-lhe-ei ('saya akan memberikan kepadanya').

  • Voce pode me ajudar? (BR) / Podes ajudar-me? (PT, tu) — bisa kamu bantu saya — proklisis BR / enklisis PT
    Bisakah kamu membantu saya?
  • O senhor fala ingles? — tuan bicara bahasa.Inggris — formal
    Apakah Anda bicara bahasa Inggris, Pak?
  • Dar-lhe-ei o livro. (PT) — beri-kepadanya-FUT.1sg buku itu — mesoklisis
    Saya akan memberikan buku itu kepadanya.

Vokal nasal

Bahasa Portugis memiliki rangkaian vokal nasal yang kaya, ditulis dengan tilde (ã, õ) atau dengan vokal yang diikuti m atau n di akhir suku kata (sim, bom, dente). Vokal nasal dilafalkan melalui hidung tanpa menutup mulut sepenuhnya — tidak ada konsonan 'ng' seperti dalam bahasa Inggris di akhirnya. Diftong ão (seperti pada pão, não) adalah bunyi yang paling khas: luncuran 'ow' yang sangat nasal. Bentuk jamaknya ões (canções) dan bentuk feminin ã (maçã, irmã) mengikuti kualitas nasal yang sama. Diftong nasal penting lainnya: ãe (mãe, pães), õe (põe), ui (muito dilafalkan 'muĩtu'). Menguasai vokal nasal sangat penting: pão (roti) vs pau (tongkat), não (tidak) vs nau (kapal laut) hanya dibedakan oleh nasalisasi.

  • pao, mae, coracao — pão, mãe, coração — diftong nasal
    roti, ibu, hati.
  • sim, bom, com — vokal + m = vokal nasal
    ya, bagus, dengan.
  • nao vs nau; pao vs pau — não/nau, pão/pau — nasal vs oral
    tidak/kapal; roti/tongkat.